Seri Liturgi: TIGA KALIMAT DALAM GLORIA

Seri Liturgi
TIGA KALIMAT DALAM GLORIA

Syalom aleikhem.
Gloria adalah nama Latin untuk madah Kemuliaan dalam Kurban Misa. Dalam tiap-tiap Misa hari Minggu, Gloria selalu ada kecuali pada Masa Prapaskah dan Adven karena sifat masa itu sebagai masa pertobatan yang menantikan kemuliaan (Paskah) – jadi “belum mulia”.

Garis besarnya, Gloria terdiri atas tiga kalimat utama. Kalimat pertama adalah pujian. Kalimat (panjang) kedua adalah doa kepada Allah Bapa. Kalimat (panjang) ketiga adalah doa kepada Yesus Kristus dengan menyebut Roh Kudus dan Allah Bapa.

Tak terlalu mudah memahami isi Gloria. Sebabnya, kalimat-kalimatnya panjang sehingga subjek dan predikat kalimat kadang samar. Namun, kalau kita berpola pada “tiga kalimat”, semua jelas.

Kalimat pertama bermula pada “Kemuliaan kepada Allah”, berakhir pada “yang berkenan pada-Nya”. Kalimat kedua diawali dengan “Kami memuji Dikau”, diakhiri dengan “Bapa yang mahakuasa”. Kalimat ketiga berawal dari “Ya Tuhan Yesus”, berhenti pada “kemuliaan Allah Bapa” sebelum “Amin”.

Kalimat pertama dikutip dari Alkitab, Luk. 2:14. Kalimat kedua bersubjek Bapa. Semua “Dikau” pada kalimat kedua adalah Bapa. Kalimat ketiga subjeknya Yesus Kristus. Semua “Engkau” di situ adalah Tuhan Yesus. Unik, terjemahan Indonesia membedakan “Dikau” (untuk Allah Bapa) dan “Engkau” (untuk Tuhan Yesus) – Latinnya sama. Amin.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Presbiter & Katekis Daring