Kamis Pagi, 29 Maret 2018

Kamis, 29 Maret 2018
Pagi: Hari Kamis Dalam Pekan Suci (U).
Misa Krisma di Gereja Katedral (P).
Pembaharuan Janji Imam.
Misa Krisma dapat dipindahkan/dirayakan pada tgl. pertemuan para imam bersama Uskup, asal tak jauh dari hari Kamis.

 
Demi cinta akan Tuhan, tak henti-hentinya aku mengajarkan tentang Dia --- St. Gregorius Agung

    
Antifon Pembuka (Why 1:6)
  
Yesus Kristus telah menjadikan kita suatu imamat rajawi untuk melayani Allah dan Bapa-Nya. Bagi-Nya kemuliaan dan kerajaan sepanjang segala masa
   
Dilexisti iustitiam, et odisti iniquitatem: propterea unxit te Deus, Deus tuus, oleo lætitiæ præ consortibus tuis. (Graduale Romanum, Hal. 498)

Pengantar

Setiap tahun, di setiap keuskupan di dunia, imam, diakon dan umat beriman berkumpul bersama Uskupnya untuk merayakan Misa Krisma. Misa Krisma ini biasanya dirayakan pada hari Kamis Putih pagi. Namun bisa juga pada hari-hari sebelumnya pada pekan suci, (ataupun di luar pekan suci asal masih dekat dengan Paskah, dengan melihat situasi dan kondisi keuskupan masing-masing), sehingga para imam se-keuskupan bisa hadir dan umat beriman sekeuskupan pun bisa berpartisipasi dalam misa krisma ini. Pada Misa Krisma, uskup memberkati (menguduskan) minyak krisma dan minyak katekumen serta minyak untuk pengurapan orang sakit. Selain itu dalam misa ini ada Pembaharuan Janji Imamat. Para imam, di hadapan uskup dan umat beriman yang hadir, membarui janji imamatnya.

Beberapa catatan seputar Perayaan Liturgi Misa Krisma, makna perayaan:

a. Pada Misa Krisma, Uskup memberkati (menguduskan) minyak Krisma, minyak katekumen dan minyak untuk pengurapan orang sakit yang akan digunakan di gereja-gereja paroki sepanjang tahun.
b. Selain itu dalam misa ini, uskup bersama para imam yang berkarya di keuskupannya berkumpul memperbarui ‘Janji Imamat’ Para imam, di hadapan uskup dan umat beriman yang hadir, membarui janji imamatnya
c. Misa Krisma merupakan tanda kesatuan Gereja Keuskupan dimana Uskup dan seluruh perangkat keuskupannya, tidak ketinggalan umat beriman, berkumpul

KETENTUAN LITURGI :
1. Biasanya dirayakan sebelum Perayaan Ekaristi Perjamuan Tuhan kamis sore atau hari lain dalam Pekan Suci disesuaikan keuskupan.
2. Warna Liturgi : PUTIH meskipun perayaan Ekaristi hari itu masih terhitung Masa Prapaskah (ungu); Putih melambangkan kemurnian jiwa
3. Tempat di gereja Katedral atau karena alasan pastoral boleh juga di tempat lain yang punya keistimewaan bagi keuskupan

SUSUNAN LITURGI
I. Ritus Pembuka: Perarakan, Tanda Salib dan Salam, Kata Pengantar, Ritus Tobat, Madah Kemuliaan, Doa Pembuka
II. Liturgi Sabda : Bacaan I, Mazmur Tanggapan, Bacaan II, Bait Pengantar Injil, Bacaaan Injil, Homili
III. Pembaruan Janji Imamat
IV. Liturgi Pemberkatan Minyak: Perarakan, Pemberkatan bergantian Minyak Krisma, Minyak Pengurapan Orang Sakit, Minyak Katekumen
V. Liturgi Ekaristi
VI. Ritus Penutup

Bacaan dari Kitab Yesaya (61:1-3a.6a.8b-9)
 
  
"Aku bersukaria di dalam Tuhan."
  
Kata nabi, Roh Tuhan ada padaku, oleh karena Tuhan telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati, untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang yang terkurung kelepasan dari penjara, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan dan hari pembalasan Allah kita, untuk menghibur semua orang berkabung, untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar. Tetapi kamu akan disebut imam Tuhan dan akan dinamai pelayan Allah kita. Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu. Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati Tuhan.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan, do = f, 2/2, PS 868
Ref. Kerelaan Tuhan hendak kunyanyikan selama-lamanya.
Ayat. (Mzm 89:21-22.25.27; Ul: lihat 2a)
1. Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudusMaka tangan-Ku tetap menyertai dia
bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.
2. Kesetiaan dan kasih-Ku menyertai dia,dan oleh karena nama-Ku tanduknya akan meninggi. Dia pun akan berseru kepada-Ku, "Bapakulah Engkau,Allahku dan gunung keselamatanku.

Bacaan dari Kitab Wahyu (1:5-8)
   
"Ia yang berkuasa atas raja-raja di bumi telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah."
   
Yesus Kristus adalah saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Dia mengasihi kita, dan berkat darah-Nya Ia telah melepaskan kita dari dosa kita. Dia telah membuat kita menjadi suatu kerajaan dan menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya. Bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan, dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, Amin! "Aku adalah Alfa dan Omega," firman Tuhan Allah, "yang kini ada, yang dulu sudah ada, dan yang akan tetap ada, Yang Mahakuasa."
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Bait Pengantar Injil, do = bes, 4/4, PS 965
Ref. Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.
Ayat. (Yes 61:1)
Roh Tuhan ada pada-Ku, karena Ia telah mengurapi Aku.

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas (4:16-21)
  
"Aku diutus menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin."
   
Sekali peristiwa datanglah Yesus ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."
Demikianlah Injil Tuhan
U. Terpujilah Kristus.

Renungan

    
"Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku"
  
Pada Pekan Suci, biasanya diadakan Misa Krisma yang dipimpin oleh Bapak Uskup. Misa ini disebut Misa Krisma bukan karena ada penerimaan sakramen penguatan tetapi karena ada pemberkatan 3 macam minyak yang dipakai untuk pelayanan Gereja , yaitu minyak krisma (SC: sacrum chrisma) yang digunakan untuk baptisan, penguatan dan tahbisan; minyak katekumen (OC: oleum catecumenorum) untuk pelantikan para katekumen; minyak pengurapan orang sakit (OI: oleum infirmorum). Selain itu, para imam yang hadir juga bersama-sama memperbarui janji imamat. Dengan pembaruan janji imamat tersebut, para imam diharapkan semakin dekat dengan Kristus dan semakin serupa dengan-Nya sehingga kembali ke tempat tugas masing-masing dengan membawa minyak-minyak yang sudah diberkati, mereka siap melaksanakan tugas perutusan masing-masing sebagai pembawa kabar gembira.
         
Doa: Tuhan, terimakasih atas para imam yang Kauanugerahkan kepada kami. Jadikanlah mereka gembala-gembala yang baik, penuh kasih, murah hati dan setia kepada-Mu. Amin.
    
Renungan: agawpr
Pengantar: Buku Pekan Suci KAJ, Komlit KAJ 2014