"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." (Mat 13,33)

Senin, 27 Juli 2015
Hari Biasa Pekan XVII

Kel. 32:15-24,30-34; Mzm. 106:19-20,21-22,23; Mat. 13:31-35.

"Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." (Mat 13,33)

Untuk menghadirkan Kerajaan Sorga di dunia ini, yakni di sekitar kita: dalam keluarga, di tempat kerja, di lingkungan dan masyarakat tempat kita tinggal, kita tidak perlu melakukan hal-hal yang besar atau membuat karya-karya monumental. Tindakan-tindakan yang kecil dan sederhana pun bisa menjadi tanda dan sarana hadirnya Kerajaan Allah. Itulah makanya Yesus menggunakan perumpamaan tentang ragi yang jumlahnya sedikit tetapi mengubah gandum menjadi roti. Kita pun akan menghadirkan Kerajaan Allah di sekitar kita kalau melalui hal-hal yang kecil dan sederhana, kita mampu mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Misalnya: kehadiran yang meneguhkan, pertolongan yang meringkankan beban orang lain, nasihat yang memberi pencerahan, senyuman yang menyejukkan, teguran yang menyadarkan dan mengoreksi kesalahan, termasuk penolakan untuk menghindari bahaya. Cinta kita pada lingkungan dan alam, misalnya dengan memperhatikan pengelolaan sampah, itu pun menjadi sarana bagi kita untuk menghadirkan Kerajaan Allah di bumi ini.

Doa: Tuhan, berilah kami rahmat-Mu agar melalui hal-hal sederhana yang kami katakan dan kerjakan, kami mampu menjadi tanda dan sarana hadirnya kerajaan-Mu di tengah-tangah kami. Amin. -agawpr-
  
RD. Ag. Agus Widodo
Collegio San Paolo Apostolo
Via di Torre Rossa 40 - 00165 Roma
Italia

0 komentar:

Posting Komentar


Mari budayakan berkomentar positif, setiap komentar yang bermuatan negatif, menyinggung SARA, spam, menggunakan bahasa kurang sopan, memicu pertikaian, atau tidak berhubungan dengan topik terkait tidak akan ditayangkan/dihapus
.
RENUNGANPAGI tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

The views expressed in the contents above are those of our users and do not necessarily reflect the views of RENUNGANPAGI