Pendalaman Mazmur 8 Betapa agung nama-Mu, ya Tuhan (Bulan Kitab Suci 2010 Keuskupan Agung Semarang)

Mazmur 8

Mazmur Tanggapan do = d, 2/4, PS 832

Ref. Betapa megah nama-Mu, Tuhan, di seluruh bumi.
Ayat. (Mzm 8:4-5.6-7.8-9; R: 2a)
1. Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kaupasang. Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkan-nya?
2. Kauciptakan dia hampir setara dengan Allah, Kaumahkotai dengan kemuliaan dan semarak. Kauberi dia kuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kautundukkan di bawah kakinya.
3. Domba, sapi, dan ternak semuanya, hewan di padang dan margasatwa; burung di udara dan ikan di laut, dan semua yang melintasi arus lautan.

(lihat Mazmur Tanggapan Hari Raya Tritunggal Mahakudus)


Mzm 8:1 Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur Daud. (8-2) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.

Ayat 2:
  • Tuhan > “Tuhan kami” (Tuhan yang satu dan sama, milik semua orang; dipuji dan dimuliakan di seluruh bumi; keagungan-Nya mengatasi langit.
  • Dengan memandang langit (kebesarannya, keluasannya, ketinggiannya), keagungan Tuhan tak terselami.
  • Kesadaran yang muncul: rasa KAGUM akan Allah dan karya-Nya, sekaligus kekecilan manusia.
Mzm 8:2 (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Ayat 3:
  1. Pemazmur mengagumi segala makhluk ciptaan di bumi, termasuk anak-anak dan bayi. Dalam diri mereka, Tuhan juga menaruh kekuatan dan kedasyatan-Nya. Cara Allah dipuji, dengan melihat kedasyarat alam, dan kelembutan anak-anak dan bayi, bagaimana ceria, damainya mereka.
  2. Bagi anak-anak, Tuhan sungguh luarrr biasa! Kerajaan Allah ada pada mereka (Mat 19:14; Mrk 10:14; Luk 18:16)
  3. Melalui mulut mereka, kekuatan Tuhan membungkam para musuh, yaitu mereka yang tidak mengakui keagungan Tuhan, bahwa alam bukan bukti Tuhan ada. Kekuatan Tuhan ditampakkan melalui kelembutan bayi dan anak-anak (2Kor 12:9; 1Kor 1:27-29) seperti ungkapan Paulus.


Mzm 8:3 (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan:
Mzm 8:4 (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
Mzm 8:5 (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.


Ayat 4-6 :

  1. Pemazmur melihat ke angkasa lagi, dan sadar siapakah manusia, diantara ciptaan Tuhan yang lain. Mengapa perhatian Tuhan lebih untuk manusia: diciptakan hampir sama dengan Allah (Kej 1:26).
  2. Hampir sama dengan Allah: diberi kuasa untuk menciptakan, memelihara dan memperbaiki dengan akal budinya.
  3. Itulah mahkota kemuliaan yang diberikan Allah bagi manusia.


Mzm 8:6 (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:
Mzm 8:7 (8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga binatang-binatang di padang;
Mzm 8:8 (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa yang melintasi arus lautan.

Ayat 7-9
  1. Tuhan memberikan kuasa atas ciptaan Tuhan yang lain. Disebutkan dalam mazmur untuk “mewakili” semua ciptaan lain, yang menjadi tanggungjawab manusia.

Mzm 8:9 (8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi!

Ayat 10
  1. Pemazmur mengajak kembali untuk memuji Tuhan.

Sumber: Panduan Bulan Kitab Suci 2010 Keuskupan Agung Semarang.


0 komentar:

Poskan Komentar

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting yang menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal ini Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak, dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.”
-------------------------------------------------------------------

--KOMENTAR DINONAKTIFKAN--
Mari budayakan berkomentar positif, setiap komentar yang bermuatan negatif, menyinggung SARA, spam, menggunakan bahasa kurang sopan, memicu pertikaian, atau tidak berhubungan dengan topik terkait tidak akan ditayangkan/dihapus.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.