Seri Liturgi: BACA KALA TERPAKSA

 

Syalom aleikhem.
Ingatlah lagi prinsip “baca bila tak nyanyi”. Jika anda tak tahu lagu Kyrie, maka ucapkan doa itu. Prinsip ini berlaku juga untuk Gloria. Apa itu Gloria? Kemuliaan dalam Misa. Kadang kor (paduan suara) menyanyikan lagu Kemuliaan yang rumit untuk ukuran anda – dan anda tak bisa ikut nyanyi. Dalam keadaan macam itu, ucapkan doa Kemuliaan secara mandiri.

Barangkali anda pernah dengar pengajaran bahwa Kemuliaan harus dinyanyikan sebab bagian itu aslinya madah. Betul, itu tak salah. Itu idealnya, semestinya, selayaknya. Yang saya ajarkan kali ini adalah kalau “terpaksa”. Keadaan tertentu membuat anda tak bisa ikut nyanyi Gloria saat Perayaan Ekaristi. Keadaan terpaksa itu banyak, contohnya: sakit tenggorokan, nyeri gigi, batuk, tak tahu lagu, bau mulut, dsb. Intinya: bukan malas nyanyi loh. Kalau halangan seperti itu terjadi, bacakan doa Gloria itu.

Harus berbunyi saat baca? Oh tidak. Bacakan lirih saja atau hampir tak berbunyi atau dalam hati saja. Jangan sampai mengganggu suasana nyanyian yang saat itu sedang menggema. Bacalah madah itu perlahan-lahan. Tenang, ada banyak waktu sebab membaca lebih cepat daripada menyanyi. Rasa-rasakan dan renung-renungkan tiap untaian kata dalam Gloria. Membaca Gloria diiringi nyanyiannya, itu pun tak kalah khidmat. Aduhai. Coba saja, kala terpaksa. Amin.

Rev. D. Y. Istimoer Bayu Ajie
Katekis Daring