Sabtu, 03 Juni 2017 Peringatan Wajib St. Karolus Lwanga, dkk Martir

Sabtu, 03 Juni 2017
Peringatan Wajib St. Karolus Lwanga, dkk Martir  (Novena Roh Kudus hari kesembilan)

“Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawannya ini telah menambahkan lembaran baru pada daftar para pria dan wanita yang menang dalam perjuangan.” (Beato Paulus VI)

    

DOA NOVENA ROH KUDUS LIHAT DI PUJI SYUKUR MULAI NOMOR. 90
        
Antifon Pembuka (Keb 3:6-7, 9)

Laksana emas dalam dapur api para pilihan diuji oleh Tuhan, lalu mereka diterima bagaikan kurban bakaran; dan pada waktu pembalasan mereka akan bercahaya, sebab anugerah dan damai tersedia bagi para pilihan Allah. Alleluya.

As gold in the furnace, the Lord put his chosen to the test; as sacrificial offerings, he took them to himself; and in due time they will be honored, and grace and peace will be with the elect of God. Alleluia.


Doa Pembuka

Ya Allah, darah para martir-Mu telah Engkau jadikan benih umat Kristen. Semoga ladang Gereja-Mu, yang disiram dengan darah Santo Karolus dan kawan-kawan, menghasilkan panen berlimpah bagi-Mu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama Dikau dan dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa. Amin.
  
Paulus memberi kesaksian bahwa ia tidak bersalah. Ia juga memberikan alasan mengapa naik banding kepada Kaisar. Namun demikian, ia tetap memberitakan tentang Yesus Kristus.

   

Bacaan dari Kisah Para Rasul (28:16-20.30-31)
     
  
"Paulus tinggal di Roma memberitakan Kerajaan Allah."
       
Setelah tiba di Roma, Paulus yang dalam tahanan diperbolehkan tinggal dalam rumah sendiri bersama-sama seorang prajurit yang mengawalnya. Tiga hari kemudian Paulus memanggil orang-orang terkemuka bangsa Yahudi, dan setelah mereka berkumpul, Paulus berkata, “Saudara-saudara, aku tidak berbuat kesalahan terhadap bangsa kita atau terhadap adat-istiadat nenek moyang kita! Meskipun demikian aku ditangkap di Yerusalem dan diserahkan kepada orang-orang Roma. Setelah aku diperiksa, mereka bermaksud melepaskan aku, karena tidak terdapat suatu kesalahan pun padaku yang setimpal dengan hukuman mati. Akan tetapi orang-orang Yahudi menentangnya, dan karena itu terpaksalah aku naik banding kepada Kaisar, tetapi bukan dengan maksud untuk mengadukan bangsaku. Itulah sebabnya aku meminta, supaya boleh bertemu dan berbicara dengan kamu, sebab justru karena pengharapan Israellah aku diikat dengan belenggu ini.” Dua tahun penuh Paulus tinggal di rumah yang disewanya sendiri itu; ia menerima semua orang yang datang kepadanya. Dengan terus terang dan tanpa rintangan apa-apa ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

Mazmur Tanggapan
Ref. Orang yang tulus akan memandang wajah-Mu, ya Tuhan
Ayat. (Mzm 11:4.5.7)
1. Tuhan ada di dalam bait-Nya yang kudus; Tuhan, takhta-Nya di surga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak manusia.
2. Tuhan menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci orang yang mencintai kekerasan. Sebab Tuhan adalah adil, dan Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya.

Bait Pengantar Injil
Ref. Alleluya, alleluya
Ayat. (Yoh 16:7,13)
Aku akan mengutus Roh Kebenaran kepadamu, sabda Tuhan. Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran.
  
Yesus menjawab pertanyaan Petrus tentang murid yang dikasihi Yesus. Jika Yesus menghendaki, maka itu bukanlah urusan Petrus. Yesus ingin agar Petrus mengikuti-Nya.
   

Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes (21:20-25)
    
"Dialah murid, yang telah menuliskan semuanya ini, dan kesaksiannya itu benar."
        
Setelah Yesus yang bangkit berkata kepada Petrus, “Ikutlah Aku,” Petrus berpaling dan melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus; dia inilah yang berkata, “Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus, “Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus, “Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau, ikutlah Aku.” Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan, “Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.” Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, dan yang telah menuliskannya; dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar. Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu persatu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
Inilah Injil Tuhan kita!
U. Sabda-Mu sungguh mengagumkan!
  
Renungan
   
     Tanpa rasa takut, Paulus mewartakan Allah; hal ini karena ia memiliki hati yang tulus. Ketulusan hati adalah dasar bagi setiap orang untuk melakukan sebuah tindakan tanpa harus takut-takut dan sembunyi-sembunyi. Berkat hatinya yang tulus Paulus mampu melihat Allah. Rasul Yohanes, murid yang dikasihi Tuhan, juga dapat melihat Tuhan karena ia memiliki hati yang tulus. Ketulusan hati sungguh dipuji oleh pemazmur hingga ia pun berseru, "Orang yang tulus akan memandang wajah-Mu, ya Tuhan." Semoga kita pun mampu membungkus hidup kita dengan sikap yang tulus supaya dapat melihat Tuhan dalam hidup kita, seperti dialami oleh Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawannya.

Antifon Komuni (Yoh 16:14)
 
Tuhan bersabda, Roh Kudus akan memuliakan Daku, sebab Ia akan menyatakan kepadamu segala sesuatu yang diterima-Nya daripada-Ku, alleluya.

The Holy Spirit will glorify me, for he will take from what is mine and declare it to you, says the Lord, alleluia.

Doa Malam

Ya Tuhan, jadikanlah kami pengikut-Mu yang setia, terlebih di zaman modern ini. Semoga teladan Santo Karolus Lwanga dan kawan-kawannya menguatkan perjuangan kami dalam bersaksi. Engkaulah Tuhan, dan Juruselamat kami, kini dan sepanjang masa. Amin. 


RUAH